The turning point adalah Titik balik. Sorry, bukan mau bahas bukunya
fritjop Chapra dengan judul yang sama. Ini mah tentang kehidupan semua orang,
beberapa waktu lalu aku merenung, kalo kita perhatikan semua orang memiliki
titik balik dalam kehidupannya. Sebuah bagian perjalanan yang bikin hidup
berbeda dari biasanya, yang membawa sebuah perubahan mahadahsyat yang mungkin
mengubah arah dan perjalanan hidup seseorang dengan begitu hebatnya.
Seorang teman adalah seorang pemuda liar yang sama sekali ga
bertanggungjawab. Pekerjaan utamanya adalah bikin pusing orang tua dengan
segala tingkah laku kenakalannya. Dari mulai tawuran, minuman keras dan
kenakalan lain pernah ia lakukan. Beberapa kali ia keluar masuk penjara atas
perbuatannya itu. Tapi itu dulu, semua berubah ketika ia menikah. Perangai
buruknya yang tidak sabaran dan gampang marah perlahan sirna ketika ia
mendapati istrinya yang begitu sabar menghadapi semua tingkah liarnya. Segala
kekasaran dan keliaran muda yang ia miliki itu ternyata luluh dengan senyum
simpul dari seorang istri yag ultra penyabar. Kini ia telah berubah menjadi
seorang Ayah muda bertanggung jawab dengan seorang putri.
Teman lain tidak kalah garangnya, tawuran dan ugal-ugalan di jalan
adalah makanan dia sehari-hari. Baginya pembangkangan dan pemberontakan adalah
pembuktian kejantanan seorang lelaki. Main sikat, main embat dan kebut-kebutan
di jalan raya adalah bahan bakar kesombongan dan keangkuhan mudanya. Namun
semua berubah setelah suatu kecelakaan maut menyapa dirinya dan merenggut nyawa
sahabat terdekat. Setelah itu ia bertekad untuk menjadi orang yang lebih baik.
Saat ini ia telah menjadi pengusaha muda sukses dengan asset miliaran rupiah.
Bahkan ia mendirikan lembaga pendidikan untuk membantu orang berbisnis dengan
mental dan cara yang baik.
Teman lain terkenal dengan ketidak jujuran dan mabuk-mabukkan. Semua
keluarga sudah dibikin pusing tujuh keliling dengan segala ulahnya. Sifat
jeleknya membuat ia selalu gagal dalam pernikahan. Gonta-ganti istri, kawin
cerai, terpisah dengan anak dan keluarga. Hingga suatu saat badannya rusak
parah akibat minuman. Hampir semua fungsi vital tubuh melemah. Orang menyangka
ini adalah akhir hayatnya. Dengan keadaan seperti itu satu-satunya hal yang
bisa dilakukan hanyalah menunggu ajal tiba. Namun kehendak Tuhan berkata lain.
Disaat-saat kritis seperti itu ia baru ingat Tuhan. Keinginannya bertaubat
membuat fisiknya selalu memiliki daya tahan ekstra untuk bertahan hidup. Ia
sembuh meskipun dengan konsdisi badan yang tidak sesehat dulu lagi. Perlahan
kehidupannya membaik. Saat ini ia menjadi seorang Bapak penyayang meskipun
hanya seorang diri. Ia bertekad untuk menebus segala kesalahan masa lalu dan
berbuat yang terbaik untuk anak-anaknya.
Manusia adalah makhluk yang ga akan pernah lepas dari salah dan lupa.
Kesalahan dan kekeliruan adalah ciri khas dan merk terdaftar yang menjamin
keaslian seorang manusia. Ia tidak selalu salah juga tidak selalu lupa. Selalu
ada pilihan dalam kehidupan. Hidup selalu berjalan maju, karena waktu tidak
akan pernah mau menunggu. Semua lupa dan salah itu terkadang membuat kita
terperosok jauh melupakan fitrah kita sebagai manusia yang katanya hanif
(selalu condong kepada kebenaran). Beruntung mereka seperti yang mengalami
seperti diatas, Tuhan menunjukkan jalan kembali dengan kejadian (ayat) yang
tidak dimengerti.
Beruntung karena peringatan itu datang sebelum jantung berhenti
berdetak dan pintu taubat masih terbuka. Beruntung mereka masih bisa mendapat
‘kesempatan kedua’ untuk kembali terlahir dan mencoba mengumpulkan kembali
fitrah yang telah berserak dan berceceran. Tak terbayangkan jika kesempatan itu
tidak sempat datang atau terlambat. Entah ada di sebelah mana kita di kehidupan
selanjutnya hiiii….
Tentunya kita ga perlu menunggu peringatan, belokan dan tempat berbalik
arah selalu ada kapan dan dimanapun. terkadang lurus bukan selalu jalan dan
keputusan yang tepat. Begitu juga berbalik bukan berarti mundur. Hidup akan
selalu memberi pilihan, namun evaluasi dan intrsospeksi adalah syarat lain
untuk menemukan waktu, arah dan tempat yang tepat untuk mengubah arah. Selamat
Idul Fitri semoga kembali fitri.









